Hallo Kawan,
Jumpa lagi dengan saya Wawan Nugraha. Sekarang saya akan sharing pengetahuan terkait dengan matakuliah Interaksi Manusia dan Komputer. yaitu tentang faktor manusia terutama penglihatan dalam ilmu IMK serta simulasi medan penglihatan manusia. langsung aja check this out buddies.
A. Luminans
Luminans adalah banyaknya cahaya yang dipantulkan
permukaan objek. Semakin besar luminans dari sebuah objek, rincian
objek yang dapat dilihat oleh mata juga akan semakin bertambah.
Besarnya luminans sebuah obyek atau layar tampilan juga akan
menyebabkan mata bertambah sensitif terhadap kedipan (flicker).
B. Kontras
Kontras adalah hubungan antara cahaya yang
dikeluarkan oleh suatu objek dan cahaya dari latar belakang objek
tersebut. Untuk mendapatkan nilai kontras ini dengan melihat selisih
antara luminans objek dengan latar belakangnya dibagi dengan luminans
latar belakang. Sehingga obyek dapat mempunyai kontras negatif atau
positif tergantung dari luminans obyek itu terhadap luminans latar
belakangnya.
C. Kecerahan
Kecerahan adalah tanggapan subyektif terhadap
cahaya. Besarnya luminans suatu objek dapat berimplikasi pada
kecerahan, seperti ditunjukkan pada gambar berikut :
Pada gambar kisi-kisi di atas, kisi-kisi kiri Anda akan
melihat kesan titik putih pada perpotongan antara garis vertikal dan
horisontal. Pada kisi- kisi kanan, Anda akan melihat kesan titik
hitam pada perpotongan antara garis vertikal dan horisontal. Tetapi
jika mata Anda tepat pada titik perpotongan tersebut, titik hitam
atau putih tersebut akan lenyap.
D. Sudut dan Ketajaman Penglihatan
Sudut penglihatan (visual angle) adalah sudut yang
berhadapan oleh objek pada mata. Sudut penglihatan ini
mengindikasikan seberapa banyak area dari pandangan objek yang
tertangkap (berhubungan dengan ukuran dan jarak dari mata). Sedangkan
ketajaman penglihatan adalah kemampuan mata untuk mempersepsikan
gambaran detail objek yang dipandang dengan jelas.
E. Medan Penglihatan
Medan penglihatan adalah sudut yang dibentuk
ketika mata bergerak kekiri terjauh dan kekanan terjauh. Medan
penglihatan dibagi empat daerah yaitu :
1. Penglihatan binokuler
Daerah dimana kedua mata mampu melihat sebuah
obyek dalam keadaan yang sama. Pada daerah ini, mata dapat bergerak
kekiri dan ke kanan sejauh sudut 62° sampai 74°.
2. Penglihatan monokuler kanan
Daerah dimana mata kanan dapat bergerak ke sudut
paling kanan.
3. Penglihatan monokuler kiri
Daerah dimana mata kiri dapat bergerak ke sudut
paling kiri.
4. Daerah buta
Daerah yang tidak dapat dilihat oleh kedua mata.
Gambar dibawah ini menunjukkan perbedaan medan
penglihatan disesuaikan dengan keadaan kepala dan mata.
Gambar (a) menunjukkan medan penglihatan ketika
kepalan dan mata diam. Sedangkan gambar (b) menunjukkan medan
penglihatan ketika kepala dan mata diperbolehkan untuk bergerak
bebas. Semua yang dilihat oleh mata diinterpretasikan oleh otak
untuk memahami maksud dari apa yang dilihat. Perhatikan gambar ilusi
Ponzo berikut ini :
dua blok tersebut, mana yang lebih panjang? Jelas
dijawab blok paling atas. Padahal kedua blok tersebut sama panjang.
Karena perspektif yang dilihat adalah blok yang terletak pada
tangga, maka otak menginterpretasikan blok yang atas lebih panjang.
F. Warna
Warna adalah hasil dari cahaya yang terbentuk dari
hue (corak), intensity (intensitas) dan saturation (kejenuhan atau
jumlah putih pada warna). Seseorang yang mempunyai penglihatan warna
normal mampu membedakan kira- kira 128 warna yang berbeda. Dengan
warna manusia mampu membedakan satu objek dengan objek yang lain,
sehingga manusia dapat terbantukan dalam mengolah data menjadi
informasi. Penggunaan warna yang sesuai dengan pengguna akan
mempertinggi efektifitas tampilan grafis. Tetapi tidak ada standar
yang dapat digunakan sebagai acuan resmi tentang penggunaan warna
yang bagus, karena karakteristik orang per orang berbeda dalam hal
persepsi tentang warna. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan
dalam penggunaan warna antara lain :
1. Aspek Psikologi
- Hindari penggunaan warna tajam secara simultan. Warna cyan, biru dan merah tidak dapat dilihat secara serempak, karena dapat menyebabkan mata menjadi lelah.
- Hindari warna biru murni untuk teks, garis tipis dan bentuk yang sangat kecil. Mata kita tidak dapat melihat objek yang terperinci/kecil, tajam serta bergelombang pendek.
- Hindari warna merah dan hijau untuk tampilan yang berskala besar, tetapi gunakan warna biru dan kuning
- Pengaturan cahaya di dalam ruangan diperlukan karena warna akan berubah ketika cahaya berubah.
- Kombinasi warna terjelek dan terbaik ditunjukkan seperti
tabel berikut :
Tabel 2.1 Kombinasi Warna TerjelekTabel 2.2 Kombinasi Warna Terbaik2. Aspek PersepsiLayar tampilan dapat diterima atau tidak oleh pengguna sangat bergantung pada warna yang digunakan. Warna dapat meningkatkan interaksi hanya jika implementasinya mengikuti prinsip dasar dari penglihatan warna oleh manusia. Tidak semua warna ini mudah dibaca. Secara umum latar belakang dengan warna gelap akan memberikan kenampakan yang lebih baik (informasi lebih jelas) dibanding warna yang lebih cerah.3. Aspek KognitifPenggunaan warna bertujuan untuk menarik perhatian atau pengelompokan informasi, sehingga tidak perlu menggunakan warna yang berlebihan.Pusing juga ya kalo banyak teori,, :Dlangsung aja deh dibawah ini video simulasi tentang medan penglihatan manusia,, so happy watching :DTerimakasih,Wassalamu'alaikum... see you next time ;)











Bagus Kang, Sukses lah semoga nilainya besar ya. :D
BalasHapusmenarik terus kebangkan ilmu anda 87
BalasHapusTerimakasih kawan ..😊
BalasHapusTerimakasih pa..😄